Monday, May 4, 2020

Jika Ibu Hamil Alami Nyeri Pinggang




SAAT usia kehamilan menginjak tujuh bulan, ibu hamil banyak mengalami keluhan yang berhubungan dengan ketidaknyamanan yang ia rasakan. Salah satu keluhan yang paling umum dirasakan adalah nyeri pinggang. Jangankan bangkit dari posisi tidur, bangkit dari posisi duduk saja rasanya seperti sakit mengigit.

Umumnya gejala nyeri pinggang ini sangat terasa saat kandungan memasuki usia 5 -bulan, tetapi mungkin juga telah dirasakan saat minggu ke-8 hingga 12 kehamilan. Meskipun bukan tergolong keluhan yang membahayakan, namun jika dibiarkan berlanjut dan tidak ditangani sceara tepat maka keluhan ini akan mengganggu aktivitas rutin. Bahkan sakitnya akan terbawa hingga ibu usai melahirkan.

Penyebab nyeri pinggang


Ada banyak hal yang menyebabkan nyeri pinggang ini, di antaranya adalah aktivitas fisik yang berlebihan, seperti mengangkat benda berat, membung-kuk, posisi tubuh yang tidak tepat saat beraktivitas, seperti; naik tangga, duduk dan berdiri dari tempat duduk (seperti masuk dan keluar dari mobil, bak mandi, tempat tidur), memutarkan badan terlalu keras, membungkukkan badan ke depan, berlari, dan berjalan dengan kecepatan yang berlebihan. Gangguan nyeri pinggang akan terasa lebih parah jika sebelum hamil si ibu telah merasakan kondisi ini. Ada 2 titik lokasi yang diserang oleh rasa nyeri, yaitu;

Pinggang bagian bawah/ lumbal. Biasanya rasa nyeri dirasakan pada bagian atas pinggang di garis tengah tulang belakang. Nyeri iai bisa atau tanpa penjalaran ke tungkai atau kaki.

Biasanya nyeri ini timbul bila ibu hamil bekerja dengan posisi duduk atau berdiri terlalu lama, atau melakukan pekerjaan mengangkat barang secara berulang. Otot-otot disepanjang punggung akan terasa tegang.

Panggul bagian belakang. Nyeri pada bagian ini lebih sering dirasakan oleh ibu hamil dibandingkan nyeri pada pinggang bagian bawah. Rasa nyeri dirasakan sampai garis pinggang di atas tulang ekor. Dan cenderung meluas hingga ke bokong dan belakang paha. Nyeri pada bagian ini kadangjuga disertai dengan nyeri tulang kemaluan.

Bagaimana mencegah agar nyeri pinggang pada kehamilan tidak semakin berat?

Hindari faktor risiko yang telah disebutkan di atas, misalnya; jangan duduk/bcrdiri dengan posisi yang sama dalam jangka waktu yang lama.

Bagi ibu hamil yang bekerja di depan komputer atau duduk lama di depan meja, lakukanlah jeda 5 menit setiap satu jam bekerja. Duduklah dengan menyandarkan kaki 10-15 cm di atas lantai dan jangan menyilangkan kaki.

Perhatikan postur tubuh saattirahatkan satu kaki setinggi 10-15 cm. Hindari tidur berpindah-pindah posisi.

Bcrbaringlah pada satu sisi tubuh dengan satu bantal di letakkan di antara lutut yang ditckuk. Posisi ini mengurangi tekanan pada tulang belakang.

Hindari mengangkat barang berlebihan, 11 hmu I.id orang lain untuk mengangkatnya. Jangan memutar pinggang, putarlah seluruh badan ketika Anda hendak mengambilmenurunkan tubuh untuk meraih benda di bawah.

Jangan melakukan gerakan yang tiba-tiba atau mcnjulurkan lengan di atas kepala untuk menjangkau sesuatu.

Pakailah sepatu bertumit rendah (jangan datar) selama beraktivitas. Selain itu lakukan olahraga (senam hamil) untuk mengurangi ketegangan otot. Cara ini ampuh mengurangi nyeri pinggang.(cnt)
Comments


EmoticonEmoticon