Friday, May 8, 2020

Silaut Bakal Jadi KTM



I Oleh Marlison I

WARGA Kenagarian SilauL Kecamatan Lunang Silaut boleh berbesar hati. Pasalnya, dalam waktu dekat ini pemerintah pusat akan merealisasikan pembangunan Kota Terpadu Mandiri (KTM). Tim pusat telah melakukan beberapa kali survei ke daerah ini. Kemudian, Bupati Nasrul Abil dan Ketua DPRD, Alirman Sori, juga telah mengekspos potensi, karakteristik wilayah dan kesiapan masyarakat terhadap rencana pembangunan KTM.

Tak tanggung-tangung. Presiden SBY ketika berkunjung ko ranah ini ketika melihat korban gempa pada September 2007 lalu, juga berjanji akan membangun Silaul jadi KTM. Setiba di Jakarta, Presiden langsung menginstruksikan pada Menteri Transmigrasi dan PU melakukan survei ke wilayah tersebut. Semoga apa yang dijanjikan Presiden itu tidak sekadar ucapan pemanis bibir untuk menghibur masyarakat, melainkan betul-betul direalisasikan.

Rencana KTM disambut positif oleh berbagai kalangan. Mulai dari Pemkab. DPRD. Walinagari Silaul, KAN, pemuka masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat setempat. Tentu saja rencana tersebut merupakan angin segar dan harapan seluruh kalangan di kabupaten ini. Kenagarian Silaut memiliki potensi di sektor perkebunan, di sana telah terbuka areal perkebunan sawit, skala besar yang dikelola beberapa investor yakni, PT Incasi Raya, PT SAK dan PT SAPTA. Sebagian besar komoditi kepala sawit itu telah berproduksi.

Sementara, masyarakat Silaut juga banyak yang mengelola perkebunan sawit, baik secara individu maupun berkelompok. Secara ekonomi, usaha perkebunan tersebut sangat menjanjikan. Di sana telah ada investasi pemerintah di bidang kesehatan, pendidikan, sarana air bersih, jaringan irigasi, infrastruktur jalan dan sebagainya. Sedangkan investasi swasta adalah jaringan telekomunikasi, listrik, bank dan perkebunan.

Jumlah penduduk 27.011 jiwa, sedangkan penduduk daerah hinterland mencapai 105.000 jiwa (Tapan, Lubuk Pinang dan Muko Muko). Kultur sosial budaya merupakan asimilasi warga transmigrasi dengan masyarakat lokal. Lokasi pembangunan KTM direncanakan berada di lahan seluas 120 hektare. Menurut Kepala Bappeda Pessel, Erizon, tahun 2008 akan dibangun gerbang masuk ke lokasi KTM. Kemudian akses jalan menuju KTM akan ditingkatkan.

KTM telah menjadi dambaan masyarakat Silaut khususnya Dengan adanya KTM, Silaut akan maju pesat pada segala sektor, dimana pada gilirannya nanti ekonomi masyarakat dapal meningkat secara signifikan. Di kawasan KTM akan dibangun berbagai infrastruktur pendukung yang representatif layaknya sebuah kota. Jalan-jalan diperlebar, potensi alamnya digarap maksimal dan sumber daya manusianya pun ditingkatkan. Sungguh, ini merupakan cita-cita mulia dari pemerintah. Kita berharap, cita-cita itu dapat diwujudkan demi meningkalkan kesejahteraan masyarakat dan membangun wilayah sebagai pusat perdagangan, pendidikan, kesehatan dan lainnyan*
Comments


EmoticonEmoticon